Selasa, 29 Mei 2012

Pendapat dalam Menanggulangi Republik Indonesia

BAB I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG
          Mahasiswa dapat diartikan terdiri dari dua kata yaitu Maha dan Siswa, maha artinya tinggi sedangkan siswa dapat disebut juga pelajar. Dengan kata lain mahasiswa yaitu sebutan bagi pelajar dalam tingkatan paling tinggi yang menuntut ilmu di dalam lingkungan sekolah yang disebut universitas. Namun tidak banyak orang yang bisa merasakan menjadi seorang mahasiswa, karena tingginya biaya kuliah. Yang menyebabkan sulitnya mereka yang mempunyai ekonomi rendah untuk bisa mengenyam bangku perkuliahan.

          NKRI adalah Negara yang kedaulatan keluar dan kedalam dan kekuasaan mengatur dan memimpin seluruh daerah negara berada pada pemerintahan pusat yang memiliki kekuasaan tertinggi dan sah dan ditaati oleh rakyat Indonesia. Tujuan NKRI telah tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke 4.
          Dari kasus-kasus yang telah diuraikan di atas, terlihat jelas bahwa mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan bangsa. Kekuatan mehasiswa dapat membawa negara ini ke arah yang lebih baik dan sejahtera. Masa depan bangsa ini berada di tangan mahasiswa selaku generasi penerus bangsa, mahasiswa adalah calon-calon pemimpin negara yang berkewajiban membawa bangsa ini kepada kesejahteraan yang menyeluruh.

B.    TUJUAN
          Sebagai penerus bangsa Indonesia selayaknya mahasiswa harus memiliki pemikiran yang luas dalam mempertahankan keutuhan bangsa sendiri. Terlebih saat ini seluruh bangsa Indonesia selalu di hadapi masalah-masalah.  Peran mahasiswa sangat dibutuhkan dalam menanggulangi masalah tersebut bukan hanya sekedar teori namun bukti yang dapat memberikan kemakmuran bagi khalayak banyak.


BAB II
ISI
          Hal penting yang menjadi salah satu tugas mahasiswa sebagai penerus bangsa salah memperthankan kesatuan NKRI. Sejarah Indonesia telah menceritakan bagaimana mahasiswa menghadapi ancaman dapi pihak-pihak yang ingin memecahbelahkan NKRI seperti PKI,pemberontakan di Madiun dan yang paling sering dibicarakan akhir-akhir ini adalah kasus OPM.

          Fenomena yang terjadi pada mahasiswa saat ini banyak menunjukkan rasa nasionalisme yang memudar, hal ini terlihat jelas dari banyaknya pelanggaran terhadap nilai-nilai luhur opancasila yang notabene bersumber dari kepribadian bangsa Indonesia, hal ini mengesankan hilangnya kepribadian bangsa. Memudarnya rasa nasionalisme ini dikarenakan krisis percayaan rakya terhadap para pemimpin Negara saat ini. Banyaknya kasus perebutan kekuasaan,jual beli keadilan, dan korupsi yang merajalela. Hal-hal yang dilakukan petinggi Negara tersebutlah yang mengakibatkan banyaknya pemuda mulai malas memperhatikan negara, karena mera merasa para petinggi sibuk memperkaya diri mereka dengan jabatan dan kekuasaan yang mereka miliki.

          Namun, tidak semua pemuda berfikir demian. Ada pula pemuda yang merasa tergerak untuk memperbaiki kekacauan yang kini ada di pemerintahan Negara Indonesia. Mereka mulai menyumbangkan ilmu-ilmu dan kemampuan mereka untu memajukan negara Indonesia. Keprihatinan mereka in yang menumbuhkan semangat untuk memperjuangkan kesatuan NKRI. Dan memang seharusnya inilah yang dilakaukan para pemuda terutama mahasiswa utuk Negara mereka.

Saya, selaku mahasiswa memiliki beberapa upaya untuk menjaga NKRI, antara lain :
1.     Menjaga nama baik bangsa dan negara dengan berkehidupan sesuai nilai-nilai luhur pancasila
2.    Memberikan sumbangsih berupa ilmu dan prestasi untuk lebih mengenalkan negara di kancah internasional
3.    Menjaga nama baik almamater kampus
4.    Menyuarakan semangat nasionalisme dan patriotisme pada rekan-rekan mahasiswa
5.    Aktif dalam kegiatan sosial yang dapat memajukan kesejahteraan warga.

Secara umum mahasiswa menyandang tiga fungsi strategis, yaitu :
1.     Sebagai penyampai kebenaran (agent of social control)
2.    Sebagai agen perubahan (agent of change)
3.    Sebagai generasi penerus masa depan (iron stock)

          Peran mahasiswa tidak hanya dengan kata-kata saja, tetapi juga diimbangi oleh adanya pengabdian, sikap kritis, dan tekat yang bulat akan masa depan bangsa ini. Bagaimana cara agar bangsa Indonesia lebih maju dan masih banyak lagi yang harus dipikirkan untuk negara Indonesia. Kemampuan intelektual hanya mendukung kita dari pencapaian prestasi dan keberhasilan yang hendak dicapai. Jika kemampuan soft skill ini kita punyai dan kita berani kritis terhadap segala hal, maka kita akan menjadi orang yang baik di masa depan, sebab saat ini yang terjadi banyak orang yang penting tapi sedikit yang baik.

          Kita sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa ini di masa mendatang harus bisa mewujudkan cita-cita dan tujuan nasiaonal. Pemuda merupakan suatu potensi bagi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa. Peran pemuda sangatlah penting dalam mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa, mengingat catatan sejarah peran pemuda senantiasa menjadi pilar dan motor untuk mencapai kemerdekaan bangsa.

          Dalam situasi yang senantiasa tumbuh dan berkembang di era globalisasi ini, menuntut peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional. Selain itu, dalam Pembangunan Nasional, pemuda diharapkan mampu bertanggung jawab dalam menjaga Pancasila, keutuhan NKRI, dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian kesadaran pemuda akan kecintaan terhadap tanah air dan bangsanya semakin meningkat.

          Pemuda diharapkan tetap terus menempa dirinya menjadi pribadi-pribadi yang memiliki kematangan intelektual, kreatif, percaya diri, inovatif, dan memiliki kesetiakawanan sosial dan semangat pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan negara yang tinggi. Pemuda sebagai garda terdepan dalam proses perjuangan, pembaruan dan pembangunan bangsa, diharapkan mampu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan yang telah di raih negara ini selama kurang lebih 64 tahun silam dengan berbagai hal.

          Dalam tataran kampus atau perguruan tinggi, pemuda memiliki tugas pokok untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pemuda dalam hal ini mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian terhadap Masyarakat. Pendidikan dalam konteks menerima dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diterima selama menjadi mahasiswa. Penelitian meliputi kajian-kajian strategis baik perbaikan maupun penemuan baru demi kemajuan bangsa. Pengabdian terhadap masyarakat yaitu pengamalan potensi, ilmu dan pengetahuan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.

          Selain hal-hal tersebut, dalam upaya mempertahankan NKRI kita harus kembali pada dasar negara kita. jadi dalam pelaksanaan sistem pemerintahan kita harus berdasarkan Pancasila. kita harus menerapkan nilai-nilai yang erkandung di dalam pancasila. dimana pancasila berasal dari nilai-nilai kebudayaan dan religius bangsa Indonesia yang sangat cocok untuk sistem pemerintahan NKRI.

BAB III
KESIMPULAN

          Mahasiswa seharusnya menjadi garda terdepan dalam mengawal serta melakukan perubahan yang sejak lama diimpikan oleh masyarakat banyak dikarenakan mahasiswa adalah kaum serta golongan yang “eksklusif”.
          Perubahan itu sendiri sebenarnya dapat dilihat dari dua pandangan. Pandangan pertama menyatakan bahwa tatanan kehidupan bermasyarakat sangat dipengaruhi oleh hal-hal bersifat materialistik seperti teknologi, misalnya kincir angin akan menciptakan masyarakat feodal, mesin industri akan menciptakan mayarakat kapitalis, internet akan menciptakan menciptakan masyarakat yang informatif, dan lain sebagainya. Pandangan selanjutnya menyatakan bahwa ideologi atau nilai sebagai faktor yang mempengaruhi perubahan.
          Sebagai mahasiswa nampaknya kita harus bisa mengakomodasi kedua pandangan tersebut demi terjadinya perubahan yang diharapkan. Itu semua karena kita berpotensi lebih untuk mewujudkan hal-hal tersebut.
          Saat ini, bangsa kita sedang terpuruk wahai para generasi yang mulia. Maka ditangan kitalah bagaimana masa depan Indonesia kedepan. Sudah saatnya kita bangun, bangkit, dan memahami sungguh sungguh apa yang sedang terjadi pada Indonesia saat ini.

“Mari kita belajar dari masa lalu wahai pemuda serta yakin terhadap perkataan Tuhan, niscaya kelak bangsa ini akan menjadi bangsa yang disegani di dunia”


Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar