Tampilkan postingan dengan label Tugas Kewarganegaraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kewarganegaraan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

Kebebasan Mengeluarkan Pendapat 23210895


BAB I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG
          Manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial yang dalam kehidupan sehari-harinya manusia tidak dapat hidup secara individu. Begitu pula dalam melakukan komunikasi, manusia selalu membutuhkan lawan bicara agar komunikasi yang telah terbentuk dapat tersampaikan maknanya.
          Dalam berkomunikasi atau berpendapat sebagai manusia kita juga haruslah memikirkan etika dalam berbicara atau pun mengeluarkan pendapat. Terlebih lagi saat ini di Indonesia telah terjadi pergantiaan kepemerintahan dari sistem kapitalis ke sistem reformasi yang memberikan dampak yang sangat berarti bagi kegiatan mengeluarkan pendapat dikalangan pakar-pakar, LSM, dan media massa.
          Paham Negara RI adalah demokratis karena itu idealisme pancasila yang mengakui adanya perbedaan pendapat dalam kelompok bangsa indonesia karena hal itu telah diatur dalam undang-undang pelaksanaan tentang organisasi kemasyarakatan yang tentunya berdasarkan falsafah pancasila.

Wawasan Nusantara 23210895

BAB I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG

          Kebangkitan semangat bangsa Indonesia sebenarnya telah terjadi ketika bangsa Indonesia mengalami penindasan oleh para penjajah. Kebangkitan semangat kebangsaan Indonesia juga dikaitkan dengan lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang merupakan tonggak sejarah yang fundamental ketika berdirinya NKRI yang tidak dapat dilupakan oleh segenap bangsa Indonesia dalam mewujudkan wawasan kebangsaan bagi perjuangan menuju kemerdekaan RI.
          Secara garis besar Wawasan kebangsaan memiliki tiga komponen utama yaitu 
a)    Rasa kebangsaan
b)   Faham kebangsaan
c)    Semangat kebangsaan
          Ketiga komponen utama kebangsaanituharus dibina secara berlanjut, mengingat letak kekuatan penangkalannya justru didalam kesinergiannya. Pembinaan Wawasan Kebangsaan Tidak boleh berjalan sendirian tanpa didampingi oleh pembinaan karakter. Rasa kebangsaan yang kuat mendorong munculnya satu kebanggaan luar biasa menjadi anggota masyarakat bangsa yang bersangkutan. Pembinaan Wawasan kebangsaan akan terwujud dengan meningkatkan intregrasi nasional.

Pendapat dalam Menanggulangi Republik Indonesia

BAB I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG
          Mahasiswa dapat diartikan terdiri dari dua kata yaitu Maha dan Siswa, maha artinya tinggi sedangkan siswa dapat disebut juga pelajar. Dengan kata lain mahasiswa yaitu sebutan bagi pelajar dalam tingkatan paling tinggi yang menuntut ilmu di dalam lingkungan sekolah yang disebut universitas. Namun tidak banyak orang yang bisa merasakan menjadi seorang mahasiswa, karena tingginya biaya kuliah. Yang menyebabkan sulitnya mereka yang mempunyai ekonomi rendah untuk bisa mengenyam bangku perkuliahan.

          NKRI adalah Negara yang kedaulatan keluar dan kedalam dan kekuasaan mengatur dan memimpin seluruh daerah negara berada pada pemerintahan pusat yang memiliki kekuasaan tertinggi dan sah dan ditaati oleh rakyat Indonesia. Tujuan NKRI telah tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke 4.
          Dari kasus-kasus yang telah diuraikan di atas, terlihat jelas bahwa mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan bangsa. Kekuatan mehasiswa dapat membawa negara ini ke arah yang lebih baik dan sejahtera. Masa depan bangsa ini berada di tangan mahasiswa selaku generasi penerus bangsa, mahasiswa adalah calon-calon pemimpin negara yang berkewajiban membawa bangsa ini kepada kesejahteraan yang menyeluruh.